01 November 2012

MODAL KECIL UNTUK IMPIAN YANG BESAR




TANYA ILNA ? BOLEH 
ilnayuti.sari@gmail.com

MAU LANGSUNG DAFTAR ? BOLEH BANGET 
http://simplebiznet.com/?id=ilna
lalu KLIK GABUNG SEKARANG

KTP + BUKTI TRANSFER 39,900 kirim ke ilnayuti.sari@gmail.com

*****

UANG PENDAFTARAN DI TRANFER KE : 
PT. ORINDO ALAM AYU
CIMB Niaga - Cabang Lippo Plaza
A/C 440-01-00229-00-7
BCA - Cabang Wisma GKBI
A/C 006-300189-6
Bank Mandiri - Cabang Melawai
A/C 126-0005016562

29 Oktober 2012

Kasus Hilangnya iPad Fadlan


Kali ini mau posting yang gak ada hubungannya dengan Oriflame.

***

Kadang berasa nelangsanya tinggal di negara sendiri di Indonesia tercinta ini adalah ketika kita harus berhadapan dengan hukum, sebagai pihak yang seharusnya mendapat perlindungan hukum. Terlihatlah individu-individu yang sebetulnya bekerja kurang maksimal.

Tanggal 29 October 2012 honda CRV saya B 111 LNA memenuhi kewajibannya untuk service, sebelumnya sudah mendapat pemberitahuan/reminder dari sms Honda. Tadi pagi setelah mendrop Fadlan (ke sekolah) dan saya (ke Citos), mobil langsung berangkat ke Honda Fatmawati.

Singkat cerita mobil tidak perlu service besar. Tercatat mobil keluar dari bengkel pukul 11.45 menuju Citos. Setelah menjemput saya ke Citos, seperti biasa saya berangkat ke sekolah untuk menjemput Fadlan. Kali ini karena ada urusan untuk mengambil pembantu rumah tangga yang baru, maka kami berangkat langsung menuju Gambir, lewat Fatmawati. Tepat di depan Honda Fatmawati, Fadlan mencari2 iPad nya yang tadi pagi dia letakkan dibawah selimut mobil. Alangkah terkejutnya dia karena yang dia temukan hanya casing iPad nya saja. iPad nya tidak ada !.

Mobil langsung berputar balik kea rah bengkel Honda Fatmawati.
Disana saya dilayani oleh Pak Amin (yang juga menjadi petugas service yang menangani mobil saya pagi ini). Saya ceritakan kronologisnya dan beliau cukup kooperatif dengan langsung menghubungi atasan dan pihak terkait untuk penyelidikan internal. Saya katakan “saya harus liat cctv ya pak”, beliau bilang “oh iya bisa bu, ada beberapa cctv disini”. Beliau pun mengurus ke dalam.

Saya menunggu cukup lama sampai-sampai Fadlan sempat tidur siang di ruang tunggu. Lalu Pak Amin kembali bilang “bu, kami sudah cek tapi di cctv gak keliatan”, saya katakan “maaf pak, saya gak bisa percaya begitu saja. Saya harus melihat cctv nya”. Lalau ia berkata “o ibu mau lihat ya, kalau gitu bertemu dengan atasan saya bu, silahkan”. Saya lupa nama ybs, intinya beliau bilang “kita sudah selidiki, tapi gak ada bu. Saya juga sudah panggil security nya, tapi sudah ditanya, gak ada bu”. “Saya harus liat cctv pak” beliau bilang “ini kan untuk pemanggilan juga harus ada HRD, kebetulan HRD kita gak ada dan itu gak bisa cepet bu”. Saya bilang “Pak !, ini harus CEPAT, kalau ternyata benar  malingnya disini, besok sudah lain cerita, ini harus ditantaskan hari ini. Saya gak bisa percaya begitu saja dengan hasil penyelidikan bapak, saya HARUS bawa polisi ke sini, saya juga harus liat CCTV nya, memangnya bapak mau memelihara karyawan maling kalau memang benar  ada maling disini ?”

Saya tidak bisa terima prosedur berbelit-belit.
Buat apa ada CCTV kalau ternyata ada kasus seperti ini masih sulit sekali untuk bisa melihatnya bersama. Untuk apa ada HRD kalau tidak bisa bersikap dan bertindak cepat dan tegas terhadap kasus seperti ini ? Memang betul, belum tentu hilangnya iPad di bengkel Honda Fatmawati, tapi kalau mereka berpihak kepada customer/pelanggan, mereka harus gerak cepat membantu menelusuri agar mereka juga bisa cepat memberi bukti bahwa ternyata memang malingnya bukan disitu. Dan mereka bukan orang yang kompeten untuk menginterogasi Mereka tidak punya ilmu Mendeteksi Kebohongan.

Setelah itu akhirnya saya menunggu lagi. Saat menunggu, pak Amin menghampiri saya dan berkata “ibu mungkin bisa menghubungi rumah ibu jangan-jangan iPad nya ketinggalan ?. DAMN !!!!! iPad itu di pakai main tadi pagi oleh Fadlan di mobil.

Akhirnya saya menghubungi suami agar cepat ke bengkel Honda Fatmawati dengan membawa polisi. Dan saat ini suami saya sedang berada di kantor polisi sudah melaporkan kronologisnya dan suami bilang “ini lagi nunggu polisinya ma, mau kesana sama polisi”.  “Polisinya lagi ngapain ? aku harus buru2 ambi pembantu nih di kantor temen”. Suami bilang “Lagi makan dulu”.  GREAT !!!! (Pukul 15:52)

Beginilah Indonesia dan kantor pelayanan pelanggan.
Bersambung

******

Update !
Saat ini (16:27) saya sedang di taksi bersama Fadlan menuju kantor teman untuk mengambil pembantu di Gambir. Mobil, supir dan suami sudah bersama 2 orang polisi di bengkel Honda Fatmawati. Tetap praduga tak bersalah ditegakkan, tapi berhubung mobil seharian ini lebih lama ngendon di bengkel maka otomatis kami perkarakan ke bengkel :). 

25 Oktober 2012

7 Tahun Lagi


Jadi, sore tadi saya duduk dengan salah satu coreteam saya
Blio ini masih galau soal kerjaannya yang sumpah bejibun dan bukan kerjaan sembarangan. Blio ini juga dipercaya untuk memegang jabatan penting. Income nya 200 juta setahun. Setahun yaaa. Hari gini karyawan dimana punya income 200 juta setahun ? yang 10 juta sebulan aja masih jarang, kok J.

Kami menyusun rencana membangun jaringan.
Dimulai dari mana ? BERESIN COMMUNICATION FLOW
BERESIN HOW-TO nya

Setelah itu … saya kasih gambaran …
“Coba yuk kita lihat berapa potensi penghasilan loe 10 tahun ke depan”
“Berapa gaji setahun saat ini ?” – 200 juta, il.
“Berapa % kenaikan income loe setahun?” – 10%
“Okey yuk kita liat berapa income loe dari tahun ke tahun hingga 10 tahun ke depan.

2012  à 200 juta
2013 à  220 juta
2014 à 242 juta
2015 à 266 juta
2016 à 293 juta
2017 à 322 juta
2018 à 354 juta
2019 à 389 juta
dan di sini saya brenti …
“Udah deh, gak usah 10 tahun, 7-8 tahunan ini aja nih liat penghasilan loe segini. Gak sampe 400 juta setahun, di usia 44 tahun, di saat anak usia 15 tahun, siap2 mau SMA, disaat umur gak muda lagi”

“Ayo kita bandingkan apa yang akan terjadi di Oriflame 7-8 tahun ke depan, dengan asumsi setahun sekali naik level”

2013 – Level Director
2014 – Gold Director
2015 – Senior Gold Director
2016 – Sapphire Dir
2017 – Diamond Dir
2018 – Senior Diamond Dir
2019 – Double Diamond Dir
Total Cash Award : 225 juta

Akhirnya aku bikin tabel begini

KONDISI 7 TAHUN KE DEPAN – 2019
Yang di dapat
Kantoran
Oriflame-an
Posisi
Dept Head
Double Diamond
Income Per tahun
 +/- 400 juta
+/- 700 juta
Ke luar negeri
U/ bertugas, belum tentu ada, 1 th sekali, cari tiket murah, hotel murah
u/ liburan, 2 tiket, Gold Conf, Diamond Conf, tiket dan hotel kelas bintang 5
Mobil
Gak dapet
CRV 380 jutaan, hak milik
Asuransi Jiwa/Kesehatan
Dapet sesuai plan kantor
Beli sendiri, premi 5 juta/tahun (RS kelas VIP)
Bonus Tahunan
Tergantung : Untung ? dapet. Kalo rugi ? gak dapet
Cash Award setahun sekali diusahakan titel baru, total 225 juta
Jam Kerja
08-17
Flexible
Keluar Rumah
Jam 6 pagi, masuk rumah jam 7 malam
Flexible
Habis waktu di jalan
4 jam sehari
Bisa kerja dirumah
Stressful ?
YA
TIDAK/Bisa diatur sendiri
Setelah Pensiun
Gak dapt gaji
Ada Passive Income

Nah dari sini, mau kerja kantoran 7 tahun lagi ?
Mau kerja kantoran disaat usia 40 tahunan ?
Mau ngabisin waktu di jalan dimana kesehatan kita juag dipertaruhkan ?

So ?
Kamu masih kerja kantoran ?
Coba hitung sendiri, dan putuskan 

29 September 2012

Menghabiskan Jatah Sial


Saya mau cerita pengalaman buruk saya saat pertama kali bekerja sebagai staf HRD di sebuah perusahaan. Pernah suatu hari atasan saya menyuruh membuat sebuah surat kepada seorang lawyer dan seorang dokter di waktu yang bersamaan. Draft surat diberikan kepada saya dan saya ketik. Setelah selesai, saya minta tandatangan atasan lalu memanggil kurir kantor untuk mengantarkan. Sorenya, kurir datang dan bilang “selesai diantara semua, bu”. Alhamdulillah, syukur saya.

Besok pagi, belum tiba di kantor, saya ditelpon berulang kali oleh atasan untuk segera menghadap. “ada apa ini ?”. Belum sempat meletakkan tas, saya langsung masuk ruangan boss saya dan “jederrrrrr !!!” saya kena omel. Ternyata surat yang kemarin dikirim, tertukar. Seharusnya untuk dokter malah diterima oleh lawyer. Dan juga sebaliknya. Yang bikin parah adalah bahwa surat tersebut seharusnya confidential dari keduanya. Surat untuk lawyer menceritakan tentang dokter dan sekarang si dokter mengetahui isinya, bahwa ia tidak lagi akan dilanjutkan sebagai dokter perusahaan. DUAARRRR !!!!. Bagaimana mungkin saya bisa salah memasukkan surat kedalam amplop ? 


DAMN !
SIAL !
Menangis seharian karena kena SP1.

****

Cerita lainnya, saat saya di perusahaan yang berbeda, secara tidak sengaja salah memberikan slip gaji. Yang seharusnya untuk si B malah diberikan ke si A. Akhirnya si A tau gaji si B dan meminta kenaikan dengan data valid bahwa A dan B berada di level yang sama tapi kenapa gaji B lebih besar dari si A ?. Kesalahan fatal dari seorang staff HRD.

****

Apakah saya kapok ?
Ternyata tidak, saya habiskan 11 tahun untuk berkecimpung di dunia HRD dan belajar dari pengalaman naas saya yang saya sebut "sial". Saya menghabiskan 2 tahun pertama saya untuk belajar dan 9 tahunnya berjalan dengan sangat mulus. 2 tahun artinya saya terkena sial yang tidak sedikit. Dan saya tidak pernah marah, minder, kesal dan kecil hati karena kesalahan (kesialan) yang saya terima/perbuat.

Setiap kali terkena sial, saya selalu kembali kepada atasan saya “maafkan saya, Pak/bu, saya belajar dan tidak akan saya ulangi lagi”.

"Orang sukses adalah mereka yang menghabiskan jatah sialnya secara cepat". Itu yang disampaikan Bong Chandra dalam motivasinya di depan Top 15 Indonesia September lalu.

****

Seringkali kita mengutuk keadaan, mengutuk Tuhan dan menyalahkan diri sendiri. Jangan ya teman, orang besar selalu belajar dari kesalahan dirinya sendiri. Orang bijak belajar dari kesalahan orang lain. Orang besar yang bijak, belajar dari semua yang ada di dekatnya dan segera memperbaiki dirinya dan membaikkan orang sekitarnya.

Siap menghabiskan jatah sial kamu ?